RIBUAN RAKYAT HANYUT BERSAMA JOKOWI

 OLEH YAMIN INDAS

BUPATI kONAWE KERRY KONGGOASA

RIBUAN rakyat Sulawesi Tenggara hanyut dalam suka cita bersama Presiden Jokowi yang juga dari rakyat biasa. Kebersamaan  tersebut terjalin indah sejak Jumat sore (1 Maret 2019) saat Presiden dan Ny Iriana Jokowi turun dari pesawat kepresidenan dan menjejakkan kaki di Bandara Haluoleo menandai kunjungan kerja di Bumi Anoa.

Cuaca dan alam Sultra ikut menciptakan suasana untuk menghangatkan pertemuan rakyat dengan Presiden. Langit di atas ibu kota provinsi cerah sejak menjelang kedatangan Presiden bersama rombongan, dan Insya Allah hukum alam tersebut akan berlaku hingga Jokowi melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta Sabtu petang ini.

Dalam kunjungan kerja Presiden yang juga petahana capres nomor urut 01 di Pilpres 17 April 2019, terdapat momen-momen politik yang muncul di luar dugaan.

 

Dukungan secara terbuka dari keluarga cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno adalah salah satu contoh. “Padahal dukungan itu mestinya untuk Pak Sandiaga.  Tapi terima kasihlah atas dukungan tersebut”, ujarnya seperti disiarkan hampir semua jaringan TV Nasional.

Ihwal serupa juga terjadi di kubu lawan politik Jokowi di Kendari. Sekitar 600 meter sebelum gerbang masuk kompleks hunian Graha Asri, laju kendaraan agak tersendat. Saya pikir, mungkin ada pesta kawinan. Atau ada acara politik di kediaman tokoh Sultra mendiang Konggoasa. Pasalanya, salah satu cucu pamongpara tiga zaman itu, Fachry Reza Pahlevi Konggoasa merupakan caleg DPR-RI dapil Sultra dari Partai Amanat Nasional.

Kediaman tersebut dijadikan posko pemenangan Fachry, salah satu putra Kerry Konggoasa yang saat ini menjabat Bupati Konawe. Boleh jadi, PAN bersama koalisinya mengadakan acara  di Kediaman Konggoasa untuk mengurangi perhatian masyarakat ke berbagai kegiatan resmi Presiden Joko Widodo.

Posko jokowi untuk Konawe di kediaman Konggoasa Kendari

Ternyata pikiran saya negatif.  Keliru! Sebuah spanduk besar telah terpasang di sisi kiri gerbang masuk Kediaman Konggoasa. Karena gangguan kesehatan, tiga hari saya memang tak ke rumah di Graha Asri. Sehingga munculnya suasana tersebut membuat saya agak bingung.

Di spanduk itu tertulis besar-besar dengan huruf capital warna merah POSKO KONAWE UNTUK JOKOWI.  Lalu di bawahnya tertulis warna hitam dengan huruf agak kurus KONAWE UNTUK JOKOWI 2 PERIODE, dan selanjutnya tulisan empat baris Joko Amin Indonesia Maju, lalu angka 01 setinggi dengan tulisan yang baru disebutkan, dan grafis paling kanan adalah foto Jokowi-Amin  seperti foto mereka di kartu suara.

Ketika saya tiba di obyek, konsentrasi massa mulai bubar. Mereka mulai naik mobil masing-masing untuk pulang. Ada yang menuju  daerah asal, Konawe,  dan ada pula yang bergerak ke pusat kota. Kediaman Konggoasa terletak dekat perbatasan kota dengan Konawe.

Tidak terlalu sulit saya memahami langkah-langkah taktis Bupati Kerry yang juga Ketua DPC PAN Konawe. Sosok ini suka merendahkan diri. Antara lain menyatakan bahwa dia bupati yang sekolahnya cuma tamatan SMA. Tetapi Kerry orang yang punya pendirian.

Pintu masuk Kediaman Konggoasa. di sini dibuka posko Jokowi untuk Konawe

Bila telah meyakini sesuatu sebagai sebuah kebenaran, maka Kerry Konggoasa tidak akan bergeser satu inci pun dari kebenaran itu. Dengan pendirian seperti itu, maka tidak mungkin dia menutup matahari dengan sapu tangan. Tidak mungkin mau memanipulasi kebenaran hanya karena berbeda pilihan politik.

Ihwal yang sering mengganggu pikirannya selama ini adalah kehadiran industri  nikel terpadu di Morosi yang dikelola perusahaan dari China. Perusahaan itu agak tertutup, termasuk kebijakan rekruitmen karyawan dan logistik yang berasal dan didominasi China.

Kerry baru bebarapa bulan terakhir melanjutkan periode kedua masa jabatannya sebagai Bupati Konawe. Dia memberi  dukungan penuh kepada perusahaan China di Morosi sejak awal dengan harapan dapat membuka lapangan kerja dan Konawe ikut memberikan kontribusi dalam pertumbuhan industri nasional. ***

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>