Lulo Meriahkan HUT TNI

Komandan Korem 143/Haluoleo Kolonel (Inf) Taufik Hidayat memimpin upacara peringatan HUT Ke-67 TNI di Kota Kendari. Tiga prajurit sedang menguncapkan Sapta Marga

TARI tradisonal lulo yang dikreatifkan dengan gerakan harmonis memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Tentara Nasional Indonesia di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat, 5 Oktober 2012. Tarian massal tersebut diikuti Polwan, Kowad, dan prajurit TNI-Polri lainnya sehingga mencerminkan suasana kebersamaan dan keakraban satu sama lain. Harmonis! Para Polwan dan Kowad pilihan tersebut menari dan mengambil posisi berhadapan dengan para tamu undangan. Mereka menggunakan selempang atribut masing-masing.

       Gerakan mereka lebih indah dan atraktif. Akibatnya, Gubernur Nur Alam, Kapolda, Danrem masing-masing bersama istri, tidak bisa menahan diri. Mereka turun ke gelanggang ikut melulo dan bergoyang dalam irama musik chacha. Suasana ria tersebut sempat terhenti akibat aliran listrik mendadak putus alias padam. PLN Kendari dalam beberapa waktu be;lakangan ini, memang sering melakukan pemadaman bergilir, tanpa sosialisasi.

       Upacara HUT Ke-67 digelar di lapangan MTQ Nasional XXI Kendari. Komandan Korem 143/Haluoleo Kolonel Taufik Hidayat bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan Komandan Upacara adalah Mayor (Inf) Ferry Muzawad. Upacara yang berlangsung khidmat itu hanya berlangsung tidak lebih dari 30 menit. Kolonel Taufik, tamatan Akademi Militer Magelang tahun 1983 melakukan pemeriksaan barisan peserta upacara dengan menggunakan mobil terbuka. Kembali di mimbar upacara, Kolonel kelahiran Cimahi (Jawa Barat) itu kemudian membacakan amanat tertulis Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

       Mereka yang hadir selain Gubernur Sulawesi Tenggara dan Ny Tina Nur

Suasana keakraban pada peringatan HUT Ke-67 TNI. Arah jarum jam: Wakil Gubernur Saleh Lasata, Kapolda Brigjen (Pol) Anis, Gubernur Nur Alam, dan Kolonel Taufik Hidayat

Alam dan Wakil Gubernur Brigjen (Purn) HM Saleh Lasata, juga Komandan Pangkalan Udara Wolter Monginsidi, Komandan Pangkalan TNI-AL Kendari, serta Kepala Polda Sultra Brigjen (Pol) Tubagus Anis, bersama istri masing-masing. Dengan suka cita penuh rasa keibuan Ny Taufik Hidayat tampak bersalaman sambil menepuk-nepuk pundak suaminya   setelah kolonel itu turun dari mimbar upacara.

       Atraksi lain yang ditampilkan seusai upacara peringatan HUT Ke-67 TNI di Kendari adalah pertunjukan kemahiran olahraga bela diri seperti sorinji kempo dan karateka oleh para prajurit dari Batalyon 725 Woroagi, anggota Persit Chandra Kirana, dan juga dari anggota Polwan. Kebersamaan dan keakraban serta kemahiran  berkelahi dengan menggunakan tangan kosong para prajurit TNI-Polri di Sultra senapas dengan tema HUT Ke-67 TNI: “Dilandasai Profesionalisme Semangat Juang dan Solidaritas Bersama Segenap Komponen Bangsa Siap Menjaga Kedaualatan dan Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

       Suasana kebersamaan yang dibangun TNI-Polri adalah sebuah kondisi yang sangat dibutuhkan rakyat dan daerah Sultra menjelang pelaksanaan pemilihan gubernur awal bulan depan. Pelaksanaan pilkada tersebut tidak perlu menimbulkan gesekan karena rakyat sendiri sesungguhnya membutuhkan situasi yang kondusif dan stabil sebagai prasyarat untuk terus melaksanakan kegiatan dan pekerjaan sesuai tugas dan profesi masing-masing. Agaknya, itulah pesan yang ingin disampaikan pimpinan TNI-Polri di Sultra melalui suasana perungatan HUT Ke-67 TNI.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>